Life Begins At 40

Life Begins At 40: Jangan Ngegas Dong, Malu Sama Umur!

CAHYALOKA.COM – Life begins at 40 ini selain merupakan sebuah ungkapan, sebenarnya juga merupakan judul sebuah buku yang ditulis oleh Walter Boughton Pitkin pada sekitar tahun tiga puluhan (masa revolusi industri 2.0).

Buku ini adalah sebuah buku “self help” yang ditulis oleh Pak Walter dalam rangka memberikan semangat pada penduduk Amerika agar bersukacita menyambut usia empat puluh dengan produktivitas yang maksimal.

Pada waktu buku ini dibuat, harapan hidup masyarakat Eropa sudah naik hingga usia enam puluh, dimana berbanding terbalik dengan masa pra revolusi industri saat itu, harapan hidup manusia di Eropa rata-rata hanya sampai dua puluh lima tahun. Akses kesejahteraan masih sangat minim.

Atas dasar perkembangan itulah yang menjadi penyebab munculnya istilah “life begins at 40”, agar bangsa Eropa menjadi bangsa yang lebih bersyukur dengan memanfaatkan usia empat puluh sebagai pijakan untuk lebih siap menuju masa keemasannya.

Tapi kenapa harus di usia 40 untuk memulainya? Yuk kita kupas satu persatu!

Selamat menyaksikan…

 

Lihat Juga

Cara Mudah Meningkatkan Imunitas Tubuh Dengan Altruisme

Cara Mudah Meningkatkan Imunitas Tubuh Dengan Altruisme

Beda altruisme dan people pleasure itu terletak di rasa nyaman/tidaknya saat melakukan tindakan tersebut. Kalau kita ingin membantu karena memang niat membantu maka rasa yang timbul adalah rasa yang nyaman. Tapi jika kita membantu karena ada perasaan takut terhadap penilaian orang lain, maka kita jadi tidak bebas dan merasa tak nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *