Senin , 16 September 2019
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kabupaten Kuningan
Aksi Peduli Palestina-Santri Ponpes Husnul Khatimah, Kabupaten Kuningan, 14 Juni 2016 Masehi.

Segenggam Bara Muda Dari Kesatria Islam Kabupaten Kuningan

CAHYALOKA.COM – Semangat itu belum pudar. Sungguh belum pudar pada genggaman Asep Syarifudin, relawan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Kabupaten Kuningan-Jawa Barat. Selama dua hari sejak 13-14 Juni 2016, ia menemani relawan pendongeng dari Jakarta untuk melaksanakan roadshow donasi Palestina melalui kegiatan mendongeng untuk Palestina. Aura kepedulian itu tak dapat disembunyikan sejak tiba di titik pertama Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ruhama (MI Ar Ruhama), di hari ke-1, 13 Juni 2016. Pada hari ke-2, 14 Juni 2016, titik yang dituju yakni SDIT Istiqomah dan TPA Masjid Nurul Iman di Desa Keramat Wangi, Kabupaten Kuningan.

Asep belum lama lulus dari Pondok Pesantren Husnul Khatimah, Kabupaten Kuningan. Dalam perjalanan mengenal Rabb-nya, ia jatuh cinta tanpa syarat kepada Rakyat Palestina yang dirundung petaka akibat agresi militer zionis Israel Laknatullah. Ia berkata pada tim pendongeng, beberapa tahun yang lalu saat buka bersama di bulan Ramadhan, ia mendengar cerita yang disampaikan oleh relawan KNRP bahwa saat itu Palestina sedang digempur habis-habisan secara brutal dan tak terperikan, hingga ia terhenyak dan tak melanjutkan tajil yang sedang ia nikmati karena mendengar cerita itu.

“Ana begitu kaget mendengar cerita itu hingga tajil tak ana lanjutkan. Dari situlah awal ana bergerak bersama KNRP”, ujar Asep.

Bergabung sebagai relawan #KNRP membuatnya merasa menemukan “rumah” yang dapat mendukung semangat kepeduliannya terhadap saudara-saudara seiman yang ia cintai nun jauh disana. Terpisah benua tak membuatnya surut untuk terus merancang kegiatan agar semakin banyak yang peduli terhadap Palestina. Dari roadshow dongeng Palestina, sosialisasi tentang kondisi Palestina, tabungan donasi Palestina hingga donasi di jalanan pada saat acara Car Free Day (CFD) sekali sepekan.

Ini bukan kali pertama Asep menemani pendongeng melaksanakan rangkaian roadshow dongeng untuk Palestina. Namun tentu saja, meski bukan kali pertama, bara semangat yang sama tetap terlihat menyala di dalam mata dan hatinya. Meski harus melewati tiga sesi di titik pertama (MI Ar-Ruhama), dua sesi di titik kedua (SDIT Istiqamah) dan satu sesi terakhir (TPA Nurul Iman) di sebuah desa yang cukup jauh letaknya, tak menyurutkan semangatnya untuk berbagi kepada adik-adik generasi penerus dibawahnya.

Melihat gejolak berbagai peristiwa di kalangan anak muda Islam hari ini, yang terkadang membuat kita tak henti mengurut dada, maka keberadaan Asep dengan semangat kepeduliannya bak melihat oase di gurun pasir tandus. Bara semangat ini tampak semakin spesial tatkala menyaksikan adik-adik kelas Asep yang ternyata sedang melaksanakan tugas pengabdiannya sebagai santri, menjalankan beberapa program untuk anak-anak di titik ketiga roadshow dongeng Palestina, yaitu di TPA Nurul Iman Desa Keramat Wangi. Dua belas pemuda yang di utus oleh Pondok Pesantren tempat Asep menimba ilmu ini, mengajar ngaji dan melakukan beberapa kegiatan kemasyarakatan lainnya di desa tersebut dalam semangat yang tak kalah membara dengan kakak kelasnya, Asep.

Di ujung senja Ramadhan ke-9 tahun 1437 H kali ini, bersama leburnya sang mentari yang akan segera tergantikan oleh kesyahduan malam yang berkah, Asep melepas kepulangan relawan dongeng yang telah bertugas selama dua hari itu dengan bara semangat cita dan idea akan rencana masa depannya sebagai pemuda Islam, kesatria pembela izzah Islam wal Muslimun. Subhanallah, bara semangat kepedulian itu sama sekali belum pudar pada tangan generasi progresife seperti Asep dan teman-temannya. Harapan akan datangnya sebuah generasi Rabbani yang akan memangku kejayaan peradaban Islam masih ada.

Semoga Allah Rabbul Izzati meneguhkan bara semangat itu untuk terus menyala, hingga Allah menganugrahi kemenangan pada tangan generasi penerus seperti Asep dan relawan-relawan KNRP di kota-kota lainnya.

Semoga Palestina terus berada dalam hati dan doa semua Umat Muslim, hingga Allah yang akan membebaskannya dari kekejaman zionisme yang keji, atas doa-doa dan segala ikhtiar yang mereka lakukan sebagai wujud cinta kepada saudara seiman. Wamakaru Wamakarallah, Wallahu Khairul Makirin. Aamiin. [Geika]

 

#SavePalestina

 

Roadshow Peduli Palestina [13-14 Juni 2016]


#SavePalestina #KomiteNasionaluntukRakyatPalestina #BersatulahUmatBangsaIndonesia #RapatkanShafMuslim #SelamatkanGenerasiPenerus

Reaksi anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Lihat Juga

Kelas Literasi Anak Depok II-2018

Bahasa Literasi Bahasa Cinta

CAHYALOKA.COM – Alhamdulillah #KelasLiterasiAnakDepok sudah berjalan di sesi ke-2. Sungguh upaya ini menjadi penting untuk …

WhatsApp Kami