Rabu , 20 Februari 2019
Kak Galuh dan Bunda Elly Farida
Kak Galuh dan Bunda Elly Farida. Saat acara Seminar Upaya Perlindungan Anak dari Kekerasan Lingkungan di TKIT Ar-Rahmaniyah Pondok Sukmajaya Permai, Sabtu (10/03/2018). [Sumber Photo: www.depok.go.id]

Bersama Bunda Elly Farida, Berjama’ah Seperti Semut

CAHYALOKA.COM – Melihat bentuknya yang kecil, sekilas kita akan berfikir bahwa semut adalah binatang yang lemah.

Namun jangan salah kira, meski terlihat lemah, semut mampu mengangkat beban 50 kali lebih berat dari berat tubuhnya sendiri disamping keistimewaannya dalam berkoloni atau berjama’ah. Tidak mengherankan, pekerjaan seberat apapun hanyalah menjadi “a piece of cake” bagi mereka dalam mencapai goalnya

Maraknya berbagai kasus kekerasan pada anak yang akhir-akhir ini terus meningkat, tak akan pernah selesai ketika kita semua tak turut andil mengatasinya.

Seluruh elemen masyarakat yang terdiri dari pemerintah daerah, kelurahan, kecamatan, sekolah hingga tingkatan RT-RW dapat bergerak dengan meminjam spirit berjamaahnya semut agar pekerjaan ini menjadi lebih ringan.

Jargon-jargon seperti Kota Layak Anak, Sekolah Ramah Anak, dan bahkan sampai pada RW Ramah Anak patut diperjuangkan dengan kesungguhan dan kesinergian agar tak hanya terlihat “ramah” sebagai predikat semata tanpa bukti yang mendukung.

Gerakan Para Pendongeng untuk Kemanusiaan (GePPuK) sepakat untuk melakukan sinergisitas kepada siapa saja yang berkomitmen mengawal generasi bangsa agar mendapat ruang tumbuh dan berkembang yang aman.

Sabtu, 10 Maret 2018 lalu, GePPuK untuk yang kesekian kalinya kembali bergandengan dengan Pemkot Depok melaksanakan aksi edukasi Stop Kekerasan Pada Anak dalam rangka mewujudkan lingkungan Sekolah Ramah Anak di TKIT-Ar Rahmaniyah Depok.

Seperti biasanya Ibu Walikota Depok, Ibu Elly Farida, yang juga adalah “Bunda PAUD” ikut turun mengedukasi anak-anak agar pandai menjaga diri bersama tim GePPuK.

Selain itu beliau juga meluangkan waktu memberikan seminar parenting kepada para orang tua dan guru di tempat terpisah dengan tema “Upaya Perlindungan Anak terhadap Kekerasan Lingkungan”. Hal yang cukup menarik dari seminar ini bahwa Pak Camat dan Pak Lurah setempat juga turut hadir sebagai undangan sekaligus peserta seminar.

Aksi yang terintegrasi ini telah dimulai sejak seminggu sebelumnya, dimana bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan DPAPMK Pemkot Depok telah mensosialisasikan tentang pentingnya membangun lingkungan sekolah yang ramah anak sebagai upaya menjaga anak-anak kita dari seluruh tindak kekerasan yang mungkin terjadi disekitarnya.

Dengan terlibatnya seluruh komponen penting masyarakat dalam mewujudkan program lingkungan ramah anak seperti pada aksi ini, maka tujuan menciptakan Kota Layak Anak akan semakin mudah tercapai.

Aksi-aksi integrasi semacam ini sangat patut untuk diadaptasi di lingkungan lain sesegera mungkin guna menghambat dan bahkan menghilangkan angka peningkatan kasus kekerasan pada anak yang semakin meningkat. (gkw)

#StopKekerasanPadaAnak
#skpa
#GerakanParaPendongengUntukKemanusiaan
#pemkotDepok
#BundaPaudDepok
#dpapmkDepok

 

Seminar Upaya Perlindungan Anak dari Kekerasan Lingkungan [Sabtu, 10 Maret 2018]

Reaksi anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Lihat Juga

stop bullying start empathy

STOP BULLYING: Memutus Mata Rantai Perundung (Bullyers)

CAHYALOKA.COM – Lagi dan lagi, setiap ajaran baru selain berita tentang semaraknya serba-serbi hari pertama …