Writing Camp 2017

Berkemah Untuk Belajar Menulis Sambil Menikmati Jamu Indonesia

CAHYALOKA.COM – Bagaimana rasanya berkemah untuk belajar menulis sambil menikmati minum jamu? Ketiga hal tersebut benar-benar terjadi dipenghujung akhir tahun 2017 ini, di Taman Wisata Herbal Insani, Pengasinan, Sawangan, Kota Depok. Sejak Rabu 27 Desember sedang Kamis 28 Dessember lalu, 26 anak peserta program “Writing Camp For Kids 2017” kompak mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir.

Dimulai dengan pembukaan pada pukul 16.00 wib mereka disambut dengan perkenalan dan sosialisasi tentang asyiknya bergelut di dunia literasi sejak dini yang disajikan oleh Kak Galuh. Setelah itu, masing-masing dibagi menjadi 8 kelompok untuk menempati tenda yang telah disediakan. Materi dimulai lagi selepas sholat isya berjamaah dan makan malam.

Pada materi kedua, Kak Noor H. Dee yang merupakan seorang penulis dan editor buku anak berbagi bagaimana tips menulis cerita fiksi yang mudah dan sederhana. Masing-masing anak sibuk merangkai imajinasinya untuk menuangkan jalan ceritanya sendiri selama kurang lebih 90 menit. Tokoh-tokoh fiksi yang ada dalam masing-masing kepala peserta saling berloncatan keluar dari ruang gagasan untuk dijadikan sebuah cerita sederhana. Tak lama kemudian, peserta diajak menonton film “Inside Out” untuk memberikan wawasan mengenai macam-macam emosi dan bagaimana mengelolanya. Seusai nonton bareng film, para peserta disuguhi ramah tamah di area api unggun ditemani hidangan bakaran sosis dan bakso. Masing-masing kelompok juga diminta untuk melontarkan yel-yel kelompok sebagai penyemarak diacara api unggun. Tepat pukul 22.00 wib, peserta diminta panitia beranjak untuk segera istirahat di tendanya masing-masing.

Di hari kedua, sekitar tiga puluh menit sebelum waktu bangun yang telah ditetapkan, para peserta yang terdiri dari kelas 2 SD sampai 2 SMP ini telah bangun dan segera melaksanakan sholat tahajud tanpa harus dikomando hingga tibanya sholat subuh. Selepas sholat shubuh berjamaah, peserta mengikuti kegiatan outbond kelompok yang dipandu oleh Kak Dhita, Kak Yusi dan Kak Igit, dimana permainannya terdiri dari kegiatan lomba bakiak, balap karung, hulahop, dan lomba arung empang menggunakan rakit. Acara outbond ditutup dengan kegiatan memanah.

Setelah semua peserta membersihkan diri dan berkemas, materi ketiga, menulis non-fiksi, yang dibawakan Kak Galuh pun dimulai. Peserta dikenalkan dengan berbagai ragam jenis tulisan non-fiksi dan cara menulisnya. Kak Igit yang merupakan Ketua dari Forum Lingkar Pena Kota Depok (FLP Depok) pun ikut menambahkan materi tentang pengenalan blog. Sesi ini diakhiri dengan sholat dzuhur berjamaah dan makan siang. Sementara para peserta menikmati hidangan makan siang, para petugas penyuluh tanaman herbal telah mempersiapkan alat-alat pembuatan jamu dari tanaman herbal yang ada disekitar taman wisata sebagai kegiatan pamungkas yang akan disuguhkan bagi para peserta. Sebelum peserta diberikan pengetahuan langsung dalam praktik meracik jamu, peserta diajak berkeliling untuk mengamati dan mencatat nama tanaman serta fungsinya yang dipaparkan oleh petugas penyuluh pada formulir yang telah disediakan.

Acara berkeliling selesai, masing-masing peserta dipersilahkan untuk meracik jamu sendiri dengan resep dan bahan yang telah disiapkan. Sebelum pulang, sebagai bahan evaluasi, para peserta diminta menulis pengalaman mereka sejak datang hingga menjelang pulang.

“Writing Camp For Kids 2017” merupakan program kerjasama antara Cahyaloka Foundation dan Forum Lingkar Pena Kota Depok (FLP Depok) ini dirancang sebagai ikhtiar menggeliatkan budaya literasi dimasa kanak-kanak. Harapannya, kegiatan ini bisa merangsang minat membaca dan menulis anak-anak dengan rasa suka cita. Sementara, setting alam terbuka beserta kegiatan pengenalan jamu tradisional adalah nuansa kearifan lokal yang ingin dihadirkan pada peserta sebagai momen istimewa yang akan mereka kenang kelak dimasa dewasanya diantara hiruk-pikuk gadget-gadget pintar yang terus termuktahirkan.

Selamat menulis, selamat membaca, jelajahi labirin zaman dengan terus seksama membaca yang tertulis dan tak tertulis hingga dapat keluar sebagai pemenang sejati peradaban. Salam Literasi !

 

#Literasi

 

Writing Camp 2017 [27-28 Desember 2017]

Reaksi anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Lihat Juga

Kelas Literasi Anak Depok II-2018

Bahasa Literasi Bahasa Cinta

CAHYALOKA.COM – Alhamdulillah #KelasLiterasiAnakDepok sudah berjalan di sesi ke-2. Sungguh upaya ini menjadi penting untuk …